Pemanfaatan Teknologi Alat Bantu Pembuka Buah Durian Secara Mekanik Untuk Pedagang dan Industri Kecil.


A.      JUDUL
Judul program kreativitas dalam bidang teknologi yang diangkat adalah Pemanfaatan Teknologi Alat Bantu Pembuka Buah Durian Secara Mekanik Untuk Pedagang dan Industri Kecil.

B.       LATAR BELAKANG MASALAH
Durian adalah suatu tanaman yang banyak tumbuh didaerah tropis contohnya seperti di Indonesia. Durian memiliki ciri-ciri yang khas yaitu kulitnya yang berduri dan memiliki aroma yang khas yang bayak disukai masyarakat. Selain sebagai makanan durian memiliki banyak fungsi, seperti durian dapat dikelolah menjadi dodol, lempo, selai, dan bahan pemberi aroma pada makanan, contohnya pada biskuit, roti dan permen.
Dengan perkembangan industri kecil di Indonesia khususnya Kalimantan Barat ini cukup pesat. Karena itu banyak industri-industri kecil berlomba untuk menciptakan suatu produk dengan harga murah dan kualitas yang baik, sehingga dapat berkompetisi di pasaran  dengan  barang sejenis dari produk lain. Dilihat dari kebutuhan masyarakat akan durian tersebut yang dijadikan bahan olahan khususnya dodol maka dibutuhkan suatu alat pembelah durian.
Pada awalnya alat yang digunakan untuk membelah durian hanya menggunakan cara manual yaitu hanya dengan menggunakan parang atau pisau. Durian dapat langsung kita belah dengan menggunakan pisau/parang. Namun, dengan cara ini memiliki banyak kekurangan yaitu dari faktor keamanan yang kurang terjamin, karena kita berhubungan langsung dengan pisau sehingga membahayakan saat melakukan pembelahan. Membutuhkan waktu yang lama untuk membelah durian dalam jumlah yang banyak, karena tekstur kulit durian yang sangat keras sehingga sulit untuk dibelah dengan menggunakan pisau, khususnya pada industri yang mengolah durian menjadi dodol. Serta membutuhkan tenaga yang besar untuk membelah durian jika menggunakan pisau.
Dengan melihat kekurangan-kekurangan  diatas, kami merancang sebuah teknologi baru yaitu alat pembelah durian dimana pengoperasiannya secara mekanik yaitu dengan menggunakan tangan untuk menggerakkan alat dan tanpa harus memegang durian tersebut, sehingga dapat meningkatkan faktor keamanan, waktu produksi yang lebih efisien dan tidak membutuhkan tenaga yang besar untuk membelah durian.

C.      PERUMUSAN MASALAH
Durian adalah nama tumbuhan tropis yang ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Dalam proses pembukaan buah durian, ditemukan permasalahan yang mengurangi efisiensi waktu pengerjaan. Salah satu permasalahannya adalah proses pembukaan yang memakan waktu lama.
Program yang akan dilakukan terfokus pada bagaimana cara mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra kerja (pengusaha industri dodol durian). Dari pendekatan konsep dan hipotesis di atas, maka dapat dirumuskan masalah yang akan dibahas, yaitu
1.      Bagaimana konstruksi dan cara kerja alat pembuka buah durian untuk digunakan para pedagang dan industri pengolahan durian yang lebih efektif dan efisien.
2.      Bagaimana desain konstruksi alat pembuka buah durian dapat bekerja secara mekanik
3.      Bagaimana agar isi durian dapat terpisah dari kulitnya setelah dibelah.
4.      Bagaimana cara proses membuka durian dengan cara yang aman dan tidak berbahaya.

D.      TUJUAN 
1.    Membantu dan mempermudah proses pembukaan buah durian untuk pedagang dan industri kecil.
2.    Membantu mitra kerja yang bergerak di bidang usaha pembuatan olahan buah durian yang menggunakan bahan dasar durian.
3.    Membantu masyarkat khususnya dalam mengatasi permasalahan berkaitan dengan proses pembukaan buah durian, yang biasanya mengunkan tangan untuk membuka dan memegang buah durian, sehingga dengan alat ini dapat mempercepat proses dengan hasil yang baik dan tingkat keselamatan kerja lebih terjamin.
E.       LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah sebuah alat yang dapat mempermudah untuk industri kecil dalam proses pembukaan buah durian. Selain itu masyarakat khususnya juga dapat meningkatkan efisiensi waktu dalam proses pembukaan dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi.

F.       KEGUNAAN 
Dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan konstribusi dan  manfaat bagi daerah serta masyarakat, khususnya para pengusaha dan industri dalam berbagai bidang, antara lain:
1.      Potensi ekonomi
Dengan adanya alat pembuka durian yang digerakkan secara mekanik ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam proses industrinya terutama para pedagang dan penguasaha industri kecil untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi, sehingga dapat memperoleh pembukaan durian yang terjamin dan sangat rapi sebagai bahan dasar pembuatan makanan.
2.      Nilai tambah dari sisi IPTEK
Dengan adanya teknologi alat pembuka durian yang digerakkan secara mekanik skala industri kecil dan pedagang ini, diharapkan dapat dikembangkan untuk peralatan lain sehingga mendorong penerapan dan pengembangan IPTEK dalam masyarakat khususnya untuk masyarakat Kalimantan Barat.

G.      TINJAUAN  PUSTAKA 
Pada prinsipnya alat pembuka durian ini adalah merupakan suatu perancangan yang menggunakan gaya tekan secara manual yang langsung dihubungkan dengan mata penusuk yang berfungsi untuk membuka buah durian. Dengan skala mata penusuk yang kecil dimana ujungnya menjadi pisau, sehingga buah durian tersebut bisa terbuka dengan rapi setelah proses pembukaan buah durian tersebut. Cara tradisional yang sering digunakan masyarakat  adalah dengan cara menusukan sebuah ujung pisau dengan cara di tekan dengan sebelah tangan kanan dan memegang buahnya dengan tangan kiri pada ujung buah duriannya. Namun cara tersebut memerlukan waktu membuka buah durian akan lebih lama dan resiko terjadi kecelakaan kerja lebih besar. Oleh karena itu, untuk mengatasi kekurangan-kekurangan di atas diperlukan alat pembuka durian untuk skala rumah tangga. Alat pembuka buah durian yang kami rancang ini  memiliki sistem pengaman pada penjepit buah durian, dimana pada saat proses membuka buah durian dengan cara ditekan dengan dengan alat tersebut akan lebih mudah membukanya dan rapi dan tidak beresiko.
Bentuk dari alat pembuka buah durian  dapat digambarkan seperti gambar di bawah ini:


1.        Pengenalan Komponen
Alat pembuka durian industri kecil skala rumah tangga adalah suatu peralatan yang digunakan untuk melakukan pembukaan secara mekanik yaitu dengan memanfaatkan roda gigi yang disambungkan pada tuas dan memiliki dua tuas, untuk tuas penggerak utama terletak pada bagian bawah dan tuas penggerak kedua dibagian atas yang berfungsi sebagai berikut:
1.    penggerak utama bawah fungsinya untuk menekan buah durian sehingga        mata penusuk masuk kedalam buah durian tersebut.
2.    penggerak kedua diatas fungsinya sebagai penekan mata penusuk    sehingga dengan itu mata penusuk akan mengembang dan buah durian akan terbuka.
2.        Komponen Utama dari alat pembuka durian
Di bawah ini dapat kita ketahui komponen-komponen utama yang digunakan pada pembuatan alat pembuka durian yaitu:
a.    Poros
Poros adalah bagian stasioner yang berputar, berpenampang bulat dimana terpasang elemen-elemen seperti roda gigi, bearing, dan elemen pemindah lainnya. Pada poros yang akan dirancang pada alat ini akan terjadi beban bengkok.
b.   Bearing
Bantalan merupakan salah satu bagian dari elemen mesin yang memegang peranan cukup penting karena fungsi dari bantalan yaitu untuk menumpu sebuah poros agar poros dapat berputar tanpa mengalami gesekan yang berlebihan. Bantalan harus cukup kuat untuk memungkinkan poros serta elemen mesin lainnya bekerja dengan baik
c.    Baut
Menurut R.S Khurmi dan J.K Gupta (1982;77), Baut dan mur merupakan alat pengikat yang sangat penting, untuk mencegah kerusakan dan kecelakaan pada mesin dan elemen lainnya. Untuk menentukan ukuran baut dan umur berbagai faktor harus diperhatikan seperti gaya yang bekerja pada baut, syarat kerja, kekuatan bahan, ketelitian kelas.
             Menurut bentuknya, baut dapat digolongkan atas :
1.         Baut segi enam
2.         Baut kepala persegi
3.         Socke segi enam
d.   Tuas
Tuas (lever) atau pengungkit adalah salah satu pesawat sederhana yang digunakan untuk mengubah efek atau hasil dari suatu gaya. Hal ini dimungkinkan terjadi dengan adanya sebuah batang ungkit dengan titik tumpu (fulcrum), titik gaya (force), dan titik beban (load) yang divariasikan letaknya.
e.    Plat
Plat ialah sebagai tempat alas untuk dudukan buah durian dari kedudukan batang untuk tempat roda gigi dan tuas.
3.        Data Teknis Peralatan
1.    Data bahan rangka
·         Bahan                        : ST 42
·         Unsur C                     : 22%
·         Kekuatan Tarik         : 42 Kg/ mm2
·         Massa Jenis               : 7,83 x 10-6 Kg/mm3
2.    Data mata pembuka
·         Bahan                        : Stainless Steel
·         Panjang                     : 120 mm
·         Lebar                      : 15 mm
·         Tebal                         : 1,5 mm

Prinsip Kerja Alat
     Adapun Cara kerja alat pembuka durian secara mekanik ini yaitu dengan memasukan buah durian  pada dudukan tempat buah durian, kemudian tuas bagian bawah akan menusuk dan menekan buah durian, setelah itu mata pisaunya menusuk buah durian barulah tuas bagian atas ditekan kebawah sehingga empat mata pisau akan membuka dengan sisi radius, sehingga buah durian akan terbuka.

H.      METODE PELAKSANAAN 
Untuk melaksanakan program ini, maka perlu melakukan serangkaian kegiatan seperti:
1.      Studi literatur.
2.      Perencanaan dan gambar model alat pembuka durian.
3.      Persiapan dan pengerjaan komponen alat pembuka durian.
4.      Pembuatan dan perakitan alat pembuka durian.
5.      Pengujian dan petunjuk pemakaian alat pembuka durian.
Diagram 1. Alir ( Flow Chart )
I.         JADWAL KEGIATAN 
Tabel 1. Jadwal Kegiatan
No
Kegiatan
Minggu ke .....
Bulan ke-1
Bulan ke-2
Bulan ke-3
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Studi literatur












2
Perencanaan dan Gambar alat pembuka durian












3
Persiapan dan Pengerjaan komponen alat pembuka durian












4
Pembuatan dan Perakitan alat pembuka durian












5
Percobaan dan petunjuk pemakaian alat pembuka durian












6
Penggandaan dan pembuatan laporan hasil kegiatan














J.        RANCANGAN BIAYA
Tabel 2. Rincian biaya program
No
Uraian/kategori
Jumlah
Harga satuaan
Total
1
alat dan bahan
a.
Poros pejal Ø 500 x 28
1
batang
Rp.  100.000,00
Rp.  100.000,00
b.
Poros pejal Ø 314 x 30
1
batang
Rp.  100.000,00
Rp.  100.000,00
c.
Poros pejal Ø 140  x 20
1
batang
Rp.  100.000,00
Rp.  100.000,00
d.
Besi hollow 300 mm x 0.3 mm
1
batang
Rp.    35.000,00
Rp.    35.000,00
e.
Besi hollow 690 mm x 0.3  mm
1
batang
Rp.  100.000,00
Rp.  100.000,00
f.
Besi hollow 250 mm x 0.3 mm
1
batang
Rp.    50.000,00
Rp.    50.000,00
g.
Besi hollow 300 mm x 0.3 mm
1
batang
Rp.    50.000,00
Rp.    50.000,00
h.
Besi hollow 150 mm x 0.3 mm
1
batang
Rp.    35.000,00
Rp.    35.000,00
i.
Besi hollow 40 m m x 0.3 mm
1
batang
Rp.    22.000,00
Rp.    22.000,00
j.
Pegas kecil
4
batang
Rp.    10.000,00
Rp.    40.000,00
k.
Roda gigi Ø 50 mm x 20 mm
4
buah
Rp.  100.000,00
Rp. .400.000,00
l.
Plat  stenlis 1.5 mm
1
lembar
Rp.  500.000,00
Rp.  500.000,00
m.
Amplas
10
lembar
Rp.      3.000,00
Rp.    30.000,00
n.
Mata gergaji
4
lembar
Rp.    20.000,00
Rp.    80.000,00
o.
Elektroda
1
kotak
Rp.  110.000,00
Rp.  110.000,00
p.
Pegas besar
2
buah
Rp.    20.000,00
Rp.    40.000,00
q.
Mata gerinda potong
2
buah
Rp.    15.000,00
Rp.    30.000,00
r.
Baut dan mur
20
pasang
Rp.      1.500,00
Rp.    30.000,00
s.
Dempul
1
kaleng
Rp.    50.000,00
Rp.    50.000,00
t.
Cat
2
kaleng
Rp.  110.000,00
Rp.  220.000,00
u.
Thinner
1
kaleng
Rp.    70.000,00
Rp.    70.000,00
Jumlah 1
Rp. 2.192.000,00
2
Sewa mesin
1
Mesin Bubut
24
jam
Rp.    20.000,00
Rp.  480.000,00
2
Mesin skrap
24
jam
Rp.    20.000,00
Rp.  480.000,00
3
Mesin Bor
24
jam
Rp.    10.000,00
Rp.  240.000,00
4
Mesin Gerinda
24
jam
Rp.    10.000,00
Rp.  240.000,00
5
Mesin Las
24
jam
Rp.    15.000,00
Rp.  360.000,00
Jumlah 2
Rp. 1.800.000,00
3
Travel expenditure
a.
Transportasi untuk tim
2
Paket
Rp.  100.000,00
Rp.  200.000,00
b.
Transportasi alat ke lokasi
1
Paket
Rp.  100.000,00
Rp.  100.000,00
Jumlah 3
Rp.  300.000,00
4
Laporan
a.
Pembuatan & penggandaan laporan
1
Paket
Rp.  300.000,00
Rp.  300.000,00
Jumlah 4
Rp.  300.000,00
Total 1+2+3+4
Rp. 4.592.000,00
K.      DAFTAR PUSTAKA 
Juts, Herman, Sharcus, Edwar, Westermann Table.
Khurmi RS, Ghupta JK, 1982, Machine Design, New Delhi
Nieman, Winer, 1994, Elemen Mesin, Erlangga, Jakarta.
Popov, 1996, Mekanika Teknik, Erlangga, Jakarta.
Sugiarto, Takesi Sato, 1998, Mengambar Mesin, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.
Sularso, Suga. K, 1994, Dasar Perencanaan Dan Pemilihan Elemen Mesin, PTPradnya Paramita, Jakarta.

L.       LAMPIRAN
1)        Nama Dan Biodata Ketua Dan Anggota Kelompok
Ketua Pelaksana
Nama        : Agus Nizan  
NIM                               : 3200902026
Tempat/Tanggal lahir     : Lubuk Rawa, 14 Agustus 1990
Jenis Kelamin                : Laki-laki
Agama                           : Islam
Alamat                           : Jln. Adisucipto No. 389, Pontianak.
E-Mail                            : Nizanagus@yahoo.co.id         
Fakultas /Jurusan           : Teknik Mesin
Waktu untuk Kegiatan PKM       : 6 jam / minggu
Pengalaman Organisasi: Anggota HMJ (Himpunan Mahasiswa teknik Mesin)   
                                         Politeknik Negeri Pontianak.

Anggota Pelaksana
Nama                             : Abdul Munir
NIM                              : 3200902040
Tempat/Tanggal lahir    : Peniti Dalam, 09 Mei 1991
Jenis Kelamin                : Laki-laki
Agama                           :  Islam
Alamat                          : Jln. Kom Yos Sudarso, Gg. Fajar Karya No. 15
                                        Pontianak   
E-Mail                           : a_munir91@yahoo.co.id                
Pekerjaan                       : Mahasiswa
Fakultas /Jurusan           : Teknik Mesin
Waktu untuk Kegiatan PKM       : 6 jam / minggu
Pengalaman Organisasi :
1.      Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Pontianak Tahun 2010/2011
2.      Anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Mesin Politeknik Negeri Pontianak Tahun 2010/2011
3.      Anggota Ikatan Mahasiswa Muslim Al-Hadiid (IMMSAH) Politeknik Negeri Pontianak Tahun 2010/2011
4.      Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Politeknik Negeri Pontianak Tahun 2010/2011
5.      Ketua Biro Event Ikatan Mahasiswa Muslim Al-Hadiid (IMMSAH) Politeknik Negeri Pontianak 2011/2012
                                                           
Anggota Pelaksana
Nama                             : Anggun Abriwinoto
NIM                              : 3200902014
Tempat/Tanggal lahir    :  Pontianak, 15 Maret 1991
Jenis Kelamin                :  Laki-laki
Agama                           :  Islam
Alamat                           :  Jl. 28 Oktober, Gg Bima Sakti 3 Pontianak
E-Mail                           :  anggunabriwinoto@rocketmail.com
Pekerjaan                       :  Mahasiswa
Fakultas/Jurusan            :  Teknik Mesin
Waktu untuk Kegiatan PKM       : 6 jam / minggu
     Pengalaman Organisasi : Anggota HMJ (Himpunan Mahasiswa teknik Mesin)   
                                                                                    Politeknik Negeri Pontianak.

2)        Biodata Dosen Pendamping
Nama Lengkap dan Gelar            : Denny Wiyono, ST
Golangan Pangkat dan NIP         : IIIA/19780612 200501 1 001
Jabatan Fungsional                       : Lektor (IIIC)
Jabatan structural                         : Pembina HMJ Teknik Mesin
Perguruan Tinggi                          : Politeknik Negeri Pontianak
Bidang Keahlian                          : Teknik Mesin
Alamat Rumah                             : Jl. Nirbaya, Gg. Nirbaya 2 No. 10
  Pontianak
Waktu untuk Kegiatan PKM       : 6 jam / minggu

3)        LAIN-LAIN
a.        

8
Gambar Alat Bantu Pembuka Buah Durian Secara Mekanik

7

14

3

4

5

10

13

12

9

1

2

11

6

15















Keterangan Gambar
1.      Bearing
2.      Poros
3.      Tuas penggerak poros penekan (tuas kedua)
4.      Rumah dudukan bearing dan poros
5.      Tuas penggerak poros mata penususk (tuas pertama)
6.      Pegas mata penusuk
7.      Dudukan
8.      Roda gigi
9.      Batang penahan
10.  Poros mata penususk
11.  Baut pengunci rumah dudukan bearing
12.  Poros penekan
13.  Mata penusuk (mata pisau)
14.  Plat alas durian
15.  Rumah dudukan durian
b.        Peta lokasi


c.         Poto dokumentasi



gambar 1. Membuka buah durian dengan tangan menggunakan mata pisau


Gambar 2.Buah durian dan proses pengolahan buah durian


                             
Gambar 3. Dodol durian dan pengolahan pembuatan dodol durian.

Comments

Popular posts from this blog

teknik perawatan mesin perkakas

PERAWATAN MESIN CYLINDRICAL GRINDING